Tips Memilih Sepeda Lipat Murah Nyaman untuk Commuter dan Touring

Tahukah Anda kapan sepeda lipat mulai dikenal masyarakat? Sepeda folding atau lipat pertama dikenal sekitar tahun 70-an. Saat itu, masyarakat kurang begitu suka dengan sepeda lipat karena lebih mirip dengan sepeda anak-anak.  Sepeda lipat jadul/vintage/retro yang cukup dikenal antara lain Dahon, Fiverams, Raleigh. Seiring dengan kemajuan teknologi di zaman modern sekarang ini masyarakat mulai menggemari sepeda folding atau seli. Teknologi pada frame sepeda dan drive train (derallieur atau internal gear) menjadikan sepeda folding mudah dilipat dan nyaman dikendarai. Ada banyak merk sepeda lipat yang ada dipasaran dari sepeda lipat mahal seperti merk Brompton dan Dahon. Ada juga sepeda lipat murah baik harga dibawah 1 juta maupun di atas 1 juta antara lain Wimcycle, Polygon, United, Pacific, Excotic. Jika Anda masih ragu dengan budget tersebut ada banyak yang jual sepeda lipat bekas murah berkualitas di pasaran. Sepeda lipat juga cocok untuk digunakan oleh anak laki-laki maupun anak perempuan .
 
sepeda lipat murah polygon dahon brompton
image by www.treehugger.com
Ada banyak pertanyaan tentang sepeda folding yang sering ditanyakan apakah sepeda folding/lipat nyaman digunakan untuk touring maupun comuting? Atau sepeda lipat hanya cocok untuk sepeda santai di kompleks perumahan? Pertanyaan tersebut dapat terjawab melalui tips memilih sepeda lipat yang tepat, murah, dan nyaman pada artikel berikut ini.
1.Pastikan Sepeda Folding dapat Dilipat dengan Mudah
Sesuai namanya, sepeda lipat, maka yang diutamakan kepraktisan dalam penyimpanan baik dirumah maupun dibawa dalam perjalanan (fungsi lipatnya). Sehingga tidak boleh kehilangan fungsi lipatnya.

2.Sesuaikan Part Sepeda dengan Fungsinya
Sepeda lipat sejatinya adalah sepeda untuk commuter (city bikes). Tetapi bukan tidak mungkin digunakan untuk berbagai aktifitas bersepeda, misal; touring dan nanjak. Sebagai city bikes, hampir tidak perlu melakukan perubahan apa-apa, kecuali ada bagian-bagian tertentu yang tidak cocok baik estetika, fungsi atau kenyamanan, maka selayaknya diganti. Misal; saddle, grip, ban dan aksesoris.

3.Rak Pannier untuk Touring
Jika digunakan untuk touring, beberapa hal harus ditambahkan, seperti rak. Harus dipastikan pemasangan rak dan tambahan lain tidak mengganggu fungsi lipatnya. Dan gunakan tas/pannier yang mudah dipasang dan dilepas, karena fungsi lipat kadang mengharuskan pelepasan tas/pannier.

4.Upgrade Handlebar untuk Kenyamanan
Untuk nanjak, masalah utama folding bikes adalah COGnya (center of grafity) yang kurang baik. Mengatasi ini (khusus seli handlebar 'T') adalah dengan menambahkan stem 8-10cm dengan sedikit modifikasi. Pertama lepas stem dan handlebar asli, ganti dengan stem baru (atau stem + adapter stem) dan handlebar baru. Karena lubang untuk stem terlalu besar, harus ditambahkan adapter dan jika tidak tersedia bisa dengan membuat dari pipa logam yang dibelah satu bagian saja agar bisa mengecil dan menjepit stem/stem adapter.

5.Ukuran Sprocket, Crank, dan Frame Penting
Untuk segala keperluan, pilihlah seli yang sudah memberi 2/3 pilihan di cranknya, atau range cassette/sproket yang cukup atas-bawahnya, seperti size 11/12/13 bawah dan ukuran 32/34/36 atas, untuk yang cranknya 1 speed. Tidak masalah 6-7-8-9-10 speed, karena yang penting range sproket/cassettenya. Karena untuk berbagai keperluan, hindari seli berframe berat (steel), pilihlah frame sepeda yang berbahan aluminum atau Cr-Mo.

6.Modifikasi dan Upgrade Part Sepeda untuk Kenyamanan

Terakhir, hal-hal yang harus diperhatikan pada seli untuk segala keperluan sehingga masuk kategori reasonable folding bikes, pastikan rims menggunakan yang double-wall. Untuk yang menggunakan v-brake karena ban kecil lintasan rem lebih sering terjadi. Ganti headset dengan yang lebih bagus jika kita yakin headset terpasang adalah headset biasa. Headset yang tidak bagus akan kurang kekuatannya karena fork sepeda seli pendek dan ban kecil yang tidak memberi kelenturan cukup. Hub/freehub juga harus diganti jika ternyata hub/freehub terpasang bukan hub/freehub yang kurang kuat karena benturan ban pada permukaan jalan tidak rata membuat hub bekerja extra dengan ban kecil.

Masukan Email Anda untuk Berlangganan Info Terbaru: