Inilah Tips Cara Cepat Mencari, Memilih, dan Menata Rumah Kontrakan

Bagi Anda pasangan muda yang baru menikah salah satu hal dipikirkan setelah menikah adalah akan tinggal dimana. Hal ini penting karena akan menentukan kemandirian dalam berumah tangga.  Ada beberapa pilihan tempat tinggal bagi pasangan muda ada yang masih tinggal bersama orang tua, tinggal di rumah sendiri, atau tinggal di rumah kontrakan. Nah, buat Anda yang memilih opsi ketiga, ada sedikit tips bagaimana cara cepat mencari rumah kontrakan. Ada berbagai tipe dan jenis rumah kontrakan yaitu rumah kontrakan bayar per bulan, rumah kontrakan bayar per tahun, rumah kontrakan petak, rumah kontrakan tipe sederhana dan minimalis. Apapun jenis tipe rumah kontrakannya, tips ini bisa jadi pedoman dalam memilih dan mencari rumah kontrakan.
cara cepat mencari rumah kontrakan
image by http://www.huffingtonpost.ca/

1.Cek Kondisi Air
Pertama, cek kondisi air. Air adalah hal paling penting dalam memilih rumah kontrakan. Kita kan tinggal di rumah kontrakan tidak hanya untuk menumpang tidur tetapi juga mandi, cuci baju, dll. Oleh sebab itu, kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari sangat penting. Kualitas air bisa dicek dengan cara ini: jika menggunakan pompa air, coba cek dengan isi tendon air sampai full, macet atau tidak? Kemudian cek jenis, warna, dan baunya. Jika memakai PDAM, tanyakan ke tetangga sekitar, sering mati tidak airnya plus kualitasnya  bagaimana.
Pengalaman, beberapa orang yang pernah mengontrak di rumah bekas persawahan. Kondisi airnya kurang jernih sehingga kita harus rutin menjernihkan airnya dengan tawas. Kondisi air tidak bagus salah satu ciri-cirinya adalah mengandung kapur. Baunya juga tidak begitu enak. Kadang, ada lumpur yang menyumbat pompa air. Kondisi air yang tidak bagus terebut menjadikan kita harus naik ke atap rumah untuk sering-sering membersihkan tandon dan memperbaiki pompa air. Akhirnya kita terpaksa meminta bantuan ke tetangga rumah buat yang menggunakan PDAM untuk memenuhi kebutuhan air.
2.Sinyal Telepon atau HP
Kedua, sinyal. Untuk mengecek sinyal di daerah tersebut kuat atau tidak sangat mudah, caranya bawa HP atau telepon selular ke dalam dan keluar rumah. Pengalaman, ada daerah yang sinyalnya full jika berada di luar rumah. Namun, di dalam rumah sinyalnya sangat lemah. Mengapa bisa begitu, bisa jadi ada tembok atau sesuatu yang menghalangi sinyal.
3.Kualitas Bangunan Rumah
Ketiga, kualitas bangunan. Cara mengetahui kualitas bangunan rumah bisa dicek secara kasat mata. Misal, kualitas dinding. Cek apakah ada rembesan air dari bawah tanah atau tidak, dindingnya lembab atau tidak, temboknya kuat atau tidak (cobalah dengan memasang paku di salah satu pojok bangunan dengan izin si pemilik rumah tentunya). Jika dinding rumah lembab akan mengakibatkan suasana tidak nyaman tinggal di rumah tersebut.  Jika musim hujan, coba cek rumahnya ketika hujan, agar kita tahu apakah ada yang bocor atau tidak. Kita juga perlu tahu cara menata rumah kontrakan sehingga kita nyaman dan betah tinggal di rumah tersebut walaupun bukan milik kita sendiri.
Biasanya perumahan yang dibangun di lingkungan bekas persawahan dindingnya agak lembab karena air merembes ke atas. Pengalaman dinding yang dicat menggunakan jenis cat eksterior lebih nyama, tidak bau karena lembab, tidak merusak furnitur kayu dan buku.
4.Kondisi Sosial dan Masjid
Keempat, lingkungan tetangga dan akses lokasi ke rumah ibadah, tempat makan, pasar, transportasi umum, bengkel, dll. Misalnya, lingkungan kita sudah ada organisasi masyarakat seperti  RT RW, biasanya perumahan baru belum ada organisasi RT RW. Cek juga kondisi keamanan, apakah rawan maling atau tidak. Anda bisa menanyakann ke tetangga tentang kondisi keamanan di sekitar lokasi.
5.Harga Rumah Kontrakan
Kelima, harga pasaran. Kebanyakan orang baru tahu harga kontrakan setelah membayar sewa kontrakan rumah. Bisa jadi sebenarnya harga normal kontrakan rumah sekitar dari 5-7juta tetapi karena ingin cepat cari kontrakan sehingga tidak tahu harga pasaran. Akhirnya terlanjur membayar sewa 10juta per tahun. Jika mau cari kontrakan rumah emang sebaiknya janga malu-mau untuk banyak bertanya ke tetangga dan lingkungan sekitar.

Itulah sedikit tips bagaimana cara memilih dan mencari kontrakan yang murah, aman, dan nyaman. Jangan lupa bagikan ke teman-teman Anda.

Subscribe to receive free email updates: