Inilah 6 Alasan Mengapa Orang Lebih Memilih Menjadi Entrepreneur Daripada Karyawan

Banyak alasan kenapa seseorang ingin menjadi entrepreneur/wirausahawan/pengusaha, daripada menjadi karyawan/PNS. Jangan salah, menjadi karyawan atau PNS itu sangat terhormat. Kalau tidak, saya tidak akan jadi karyawan selama 16 tahun. Tetapi karyawan itu memiliki keterbatasan. Kantor mulai jam 8, pulang jam 5? Kenapa harus begitu? Apakah Anda ingin bekerja dengan waktu yang flexibel?  Apakah Anda ingin cuti tanpa harus minta ijin dari siapa? Tidak suka disuruh-suruh oleh bos? Ego Anda mungkin lebih besar daripada pekerjaan Anda dan itu menyulitkan Anda.
alasan menjadi entrepreneur sukses
image by http://was-was.com

Anda merasa seperti itu? Mungkinkah Anda adalah seorang entrepreneur/ wirausahawan/ pengusaha. Menjadi entrepreneur memerlukan niat dan tekad yang kuat. Selagi usia masih muda, mengapa tidak merencanakan dan belajar menjadi entrepreneur? Anda harus siap gagal dan sukses. Belajar menjadi entrepreuner bukan hanya belajar bagaimana cara berbisnis, menciptakan produk, dan marketing. Belajar menjadi entrepreuner adalah bagaimana melatih mental dan jiwa entrepreneur. Mungkin Anda akan melalui jalan yang panjang untuk meraih kesuksesan. Kegagalan tidak akan menghentikan langkah Anda untuk terus berusaha dan berikhtiar menjadi pengusaha yang sukses.  Berikut adalah 5+1 alasan kuat kenapa seseorang memilih resign untuk menjadi seorang entrepreneur/wirausahawan/pengusaha.
1. KREATIFITAS Yang Melebihi Batas Korporasi
Terkadang seseorang bisa merasa tidak cocok dengan udaya korporasi yang penuh birokrasi. Merasa bahwa mereka seperti dikungkung. Orang lain melihat bahwa ide idenya "nyeleneh". Ia merasa bahwa ia bisa berbuat lebih daripada batas batas yang telah ditetapkan korporasi. Nah! Ia cocok menjadi entrepreneur/wirausahawan/pengusaha.  Ingat, ide nyeleneh bukan berarti ide ngawur. Orang kreatif adalah mereka yang punya bekal otak rasional, dan kemampuan berpikir logis. Ide yang ia punyai adalah non konvensional, dan ia harus punya keyakinan bahwa idenya bisa membuat perubahan.
2. Merasa bahwa waktu adalah MILIK SAYA dan KELUARGA SAYA, bukan milik PERUSAHAAN
Pernahkah Anda berpikir demikian? Terkadang seorang karyawan merasa waktunya habis karena ia harus melakukan pekerjaan pekerjaan kantor yang menumpuk. Ia merasa bahwa waktu yang ia berikan kepada perusahaan lebih besar daripada waktu yang ia berikan kepada keluarganya. Banyak hal hal penting yang tidak bisa alami. Seperti ulang tahun anaknya, atau ulang tahun pernikahannya, dan banyak lagi. Ia merasa dengan skill dan keyakinan yang ia punya ia bisa merubah kondisinya menjadi lebih baik.
3. Menyukai dan selalu semangat untuk BELAJAR
Pembelajaran yang dilakukan seorang entrepreneur/wirausahawan/pengusaha tidak pernah berhenti, dan ini yang membuat mereka bertumbuh dan berkembang lebih cepat daripada lingkungannya.  Ini yang tidak dimiliki oleh seorang dengan mental pekerja. Entrepreneur/wirausahawan/pengusaha HAUS akan ilmu. terutama yang bisa membuat mereka berjalan lebih cepat. Karena ia tahu sekali bahwa  ilmu yang ia dapatkan asti akan bermanfaat secara langsung ataupun tidak langsung kepada kesuksesan bisnis mereka.
4. Merasa bahwa KERJA KERAS itu MENYENANGKAN
Berbeda dengan orang kebanyakan, entrepreneur/wirausahawan/pengusaha tidak takut bekerja keras. Entrepreneur/wirausahawan/pengusaha mungkin mempunyai jam kerja yang fleksibel, tetapi ia bekerja jauh lebih keras daripada kebanyakan orang.  Ada pepatah yang mengatakan, "entrepreneur/wirausahawan/pengusaha itu bekerja lebih keras daripada orang kebanyakan, sehingga ia bisa memanfaatkan sisa waktu yang ada di dunia dengan cara yang kebanyakan orang tidak mampu melakukannya" . Seorang entrepreneur/wirausahawan/pengusaha sejati juga tidak melihat lerja keras sebagai sesuatu yang berat. Mereka melihat bahwa kerja keras itu adalah sesuatu yang akan membawa mereka ke dunia yang jauh lebih menyenangkan. 
5. Memiliki Keinginan MERUBAH DUNIA dengan MENOLONG ORANG LAIN
Keinginan menolong orang lain selalu ada di setiap misi entrepreneur/wirausahawan/pengusaha dunia. Contoh : Bill Gates ingin memperkenalkan komputer pribadi (personal computer - PC) di setiap rumah tangga di dunia. Karena ia tahu , yakin dan percaya, bahwa PC akan memudahkan kehidupan manusia. Dengan menolong semakin banyak orang ia juga merubah dunia. Mimpinya sekarang telah menjadi kenyataan, dan Bill Gates telah menjadi miliuner. 
6. Memiliki keinginan untuk hidup yang JAUH LEBIH BAIK

Semoga Tips ini sebagai Penyemangat Anda. Oleh Andri Witjaksono (Entrepreneur/wirausahawan/pengusahaship Sharing)

Subscribe to receive free email updates: