Mengenal Perkembangan Bayi Umur 1, 2, 3, 4, 5, 6 Bulan Yuks Agar Jadi Ayah dan Bunda Profesional

Perkembangan Bayi dari Bulan ke Bulan

Calon Ayah dan Bunda sudahkah Anda mengetahui perkembangan bayi sampai umur 12 bulan? Bayi akan mengalami perubahan dalam perkembangannya sesuai dengan pertambahan usianya. Berikut ini merupakan rincian perkembangan bayi mulai dari satu bulan hingga satu tahun.

Perkembangan Bayi Usia 1 Bulan

Pada usia satu bulan, bayi mulai melakukan gerakan-gerakan yang merupakan gerak refleks, seperti membuka mulut, mencari puting susu, menghisap, dan menelan. Jika pipinya disentuh, maka ia akan menggerakan kepalanya ke arah yang sama. Pada usia ini, ia sudah dapat tersenyum. Seringkali pandangannya diarahkan kea rah tertentu, seperti tembok, jendela, karena belum dapat melihat benda-benda yang terletak jauh dengan jelas. Ia sering kali memasukkan jarinya ke dalam mulut. Ia memegang jari yang disodorkan pada telapak tangannya. Ia akan menangis, jika merasa lapar. Jika ditidurkan dalam keadaan tengkurap, ia akan menggerakkan kepalanya ke samping. Pada usia ini, ia lebih banyak tidur dan hanya bangun ketika disusui atau mendapat botol untuk dihisap.
Pada usia 1 bulan, bayi mengalami fase dimulainya pembentukan kecerdasan emosi/emotional quotient (EQ). Oleh karena itu, berilah rasa aman padanya, sehingga EQ anak terbentuk dan dapat memupuk kepercayaan dirinya.
Perkembangan bayi 1 2 3 4 5 6 bulan pertama
image by http://modernmommyhood.com/

Perkembangan Bayi Usia 2 Bulan

Pada bayi usia 2 bulan, bayi sudah bisa miring ke kanan dan ke kiri. Ia sudah bisa membedakan muka dan suara. Dengan matanya, ia dapat mengikuti gerakan beda yang terletak di dekat matanya. Ia dapat memegang benda yang diberikan selama beberapa detik dan melepaskannya kembali. Ia dapat meminta perhatian dengan menggerakkan lengan dan kakinya. Dan ia akan menghisap setiap benda yang dipegangnya. Bayi mulai mengeluarkan suara a’, e’, h.
Bayi mulai bisa mengungkapkan emosinya dengan tersenyum. Umumnya jika dalam kondisi kenyang, ia ingin bermain atau ingin merespons pembicaraan. Karena itu, orang tua sebaiknya sering-sering mengajaknya bicara.

NOTE:Secara sosial, kesadaran diri bayi mulai terbentuk. Ia sudah dapat membedakan muka dan suara. Bayi mulai bisa mengungkapkan emosinya dengan tersenyum,memperhatikan objek bergerak dan berwarna, senang diajak berkomunikasi, menunjukkan minat dan kontak visual terhadap wajah-wajah yang sering berada di dekatnya. Bayi sudah menunjukkan keinginannya untuk bermain atau ingin merespon pembicaraan. Oleh karena itu, penting sekali bagi orang tua untuk selalu mengajaknya Berkomunikasi, Berinteraksi, dan Memberinya stimlasi dengan beragam permainan. Mainan yang cocok untuk bayi usia 2-3 bulan adalah permainan bunyi-bunyian dan warna.

Perkembangan Bayi Usia 3 Bulan

Saat bayi berumur 3 bulan, bayi dapat mengangkat kepala dan tubuhnya jika diletakkan dalam posisi tengkurap. Ia dapat memegang mainan dengan kedua tangannya, serta menggerak-gerakkan mainan tersebut. Ia melihat kesana-kemari. Ia pun akan mencoba mencari suara atau music jika mendengarnya. Ia dapat duduk dalam beberapa waktu, jika ditunjang. Ia menegakkan kepalanya ketika didudukkan dan menangis jika ditinggal. Kala gembira, kesal, atau marah, bayi dapat mengeluarkan suara-suara seperti melenguh. Terkadang bayi berteriak-teriak, tak mau tenang untuk waktu lama, dan sebagainya.

NOTE:Kemampuan paling menakjubkan pada usia ini adalah bayi mampu embalas senyuman kita. Pada masa ini, bayi mulai bisa member isyarat ketertarikannya terhadap benda-benda dengan gerakan mata, tangan, dan kaki. Berilah ia mainan yang dapat merangsangnya untuk mengikuti gerakan benda dengan kedua matanya. Misalnya, dengan mengarahkan cahaya senter ke dinding dan menggerakkannya secara perlahan. Semakin terlatih indera englihatan bayi, maka ia pun semakin jeli memandang sesuatu. Mainan yang beraneka warna ternayat mampu melatih daya adaptasi anak, kelak ketika dewasa.

Perkembangan Bayi Usia 4 Bulan

Bayi usia 4 bulan dapat memegang benda yang diletakkan di tangannya. Bayi mulai bisa tengkurap. Ia dapat menggeser tubuhnya untuk mencapai dan memegang benda. Memasukkan benda ke dalam mulutnya. Jika diangkat dalam posisi berdiri akan menginjak dengan kedua kakinya. Ia mulai mengoceh dan tertawa sehingga menyenangkan jika diajak bercanda. Ia senang bermain dengan mainan yang ada.
Reaksi emosi bayi sudah jelas. Bayi dapat mengomunikasikan kemampuan maupun kekesalan dengan gerak tubuh, rengekan, atau tangisan beritmis, serta mimik, atau adakalanya berteriak-teriak. Bayi pun mampu merasakan emosi orang tuanya yang sedang sedih, marah, letih, dan sebagainya, termasuk mengenali raut wajah kedua orang tuanya. Pada masa ini memperlihatkan wajah yang ceria kepada bayi penting dilakukan untuk memberikan pengaruh pada keceriaan bayi.
Pada usia ini, biasanya bayi mulai tumbuh gigi pertamanya. Lima tanda bayi tumbuh gigi, sebagai berikut:
  • Gusi membengkak. Anda dapat melihat sebagian gigi muncul di gusi.
  • Air liur menetes. Bayi Anda meneteskan air liur, seperti kran bocor.
  • Rewel. Si kecil jadi sering menangis dan susah ditenangkan.
  • Sering terbangun di malam hari. Biasanya bayi Anda tidur dengan tenang pada malam hari, namun saat giginya akan uncul ia menjadi sering terbangun dan mint di gendong.
  • Menggigit benda-benda yang dipegang. Si kecil mulai mengunyah apa pun yang ada dalam genggamannya.

Perkembangan Bayi Usia 5 Bulan

Bayi usia 5 bulan akan berhenti menangis , jika mendengar suara ibunya. Bayi juga akan menangis, jika mainannya diambil. Bayi juga memunculkan suara sebagai ekspresi rasa senang atau tidak senang; memberi respon dengan mengoceh atau tersenyum; membedakan wajah-wajah yang tersenyum, suara-suara ramah maupun yang menunjukkan amarah; muali menikmati permainan. Bayi akan tersenyum ketika melihat bayangan di cermin. Ia mulai mengulurkan tangan, minta digendong. Bayi mulai suka menendang-nendang, tertawa, main ludah, atau melambungkan badannya ke atas dan ke bawah saat melihat bayi lain.
Secara fisik, ia sudah dapat menggulingkan badannya. Selain itu, ia juga dapat memindahkan benda dari tangan yang satu ke tangan lainnya. Ia meniru gerakan orang lain yang dilihatnya. Membawa kakinya ke mulut dan mengisap jari kakinya.

Perkembangan Bayi Usia 6 Bulan

Bayi usia 6 bulan mulai bisa membalikkan tubuhnya, dari posisi telentang menjadi posisi tengkurap, atau sebaliknya. Bila didudukkan, ia dapat duduk sendiri tanpa ditunjang. Ia suka menjatuhkan mainan yang dibetikan dan meminta untuk diambilkan kembali. Senang jika diberdirikan, serta sudah banyak mengeluarkan suara.
Bayi juga dapat membedakan orang dekat dan orang baru. Ia senang bermain dengan kakak-kakaknya. Ia juga mulai mempunyai kesadaran akan orang asing maupun situasi asing, sehingga ia akan takut dan menangis saat berada disisi atau disapa orang yang belum dikenalnya. Bayi mulai mampu tersenyum pada bayi lain yang disekitarnya. Jika lain menangis, ia akan merespon dengan sikap diam mendengarkan.

NOTE:Pada usia ini, bayi telah menampakkan tanda kesiapannya untuk menerima makanan padat Makanan Pendamping ASI (MPASI). Tanda bayi siap menerima makanan padat antara lain:
  • Setelah minum banyak susu, bayi tetap menanis atau minta susu lagi.
  • Bayi tidak sabar menungu saat menyusu berikutnya dan mudah marah atau mulai menggigit-gigit tangan.
  • Jika semula dia tidur sepanjang malam, sekarang dia bangun untuk minum susu.
  • Selain itu, tidur siang menjadi tak menentu, tidak nyenayak atau cepat bangun.
  • Bayi terlihat tertarik melihat ibu makan dan mungkin mencoba menjangkau makanan yang ibu pegang.
  • Mempunyai control yang baik terhadap kepala dan leher.
  • Sudah bisa duduk sendiri.
  • Menunjukkan ketertarikan terhadap makanan.
  • Lidah tetap di dalam saat sendok dimasukkan ke dalam mulutnya.
  • Menggpai makanan atau benda lain, meraih dan memasukkan ke dalam mulut.
  • Memindahkan sendok dari satu tangan ke tangan lainnya.
  • Bila sudah kenyang, bisa menunjukkannya dengan cara mmlingkan kepala atau dengan menutup mulut rapat-rapat.

Subscribe to receive free email updates: