Inilah Perbedaan Batu Bacan Doko dan Batu Bacan Palamea

Ciri-Ciri Perbedaan Batu Bacan Doko dan Batu Bacan Palamea

Dari pertama kali saya membeli batu Bacan Doko, semakin sering saya nongkrong di penjual batu Bacan Doko sambil melihat-lihat jenis-jenis batu Bacan dengan berbagai kualitasnya. Pengalaman saya sering melihat bahan bongkahan batu Bacan akhirnya saya bisa membedakan jenis batu Bacan Doko dan batu Bacan Palamea. Bukan hanya jenisnya saja, saya bisa membedakan kualitas bongkahan batu Bacan Doko atau bongkahan batu Bacan Palamea yang berkualitas bagus. Perbedaan batu Baca Doko dan batu Bacan Palamea diantaranya:
  • Perbedaan batu Bacan Doko denga batu Bacan Palamea pada warnanya. Warna batu Baca Doko lebih bervariasi biru tua hingga warna hijau atau biasa dikenal Bacan Doko blue-green, Bacan Doko bluish-green, Bacan Doko greenish-blue, Bacan Doko green-green, Bacan Doko Cincau, Bacan Doko Gulau, Bacan Doko hitam senter hijau, Bacan Doko hijau botol. Sedangkan batu Bacan Palamea berwarna biru muda.
  • Perbedaan batu Baca Doko dengan batu Bacan Palamea pada kekerasannya. Batu Bacan Doko lebih keras daripada batu Bacan Palamea.
  • Perbedaan batu Baca Doko dengan batu Bacan Palamea pada kandungan kapurnya. Batu Bacan Palamea mengandung banyak kapur sedangkan batu Bacan Doko hampir tidak ada yang berkapur.
  • Perbedaan batu Baca Doko dengan batu Bacan Palamea pada proses perubahan menjadi kristal. Batu Bacan Doko proses lebih cepat menjadi kristal. Sedangkan batu Bacan Palamea membutuhkan waktu lebih lama menjadi kristal.
perbedaan bacan doko dan palamea
Perbedaan Bacan Palamea dan Bacan Doko


Sebenarnya masih banyak perbedaan batu Bacan Doko dengan Batu Bacan Palamea tetapi sebaiknya Anda langsung saja melihat sendiri bongkahan batu Bacan Doko dengan Batu Bacan Palamea. Kemudian Anda amati dengan teliti perbedaan batu Bacan Doko dengan Batu Baca Palamea. Seperti permainan teka-teki carilah 5 perbedaan batu Bacan Doko dengan Batu Baca Palamea.

Baca juga Benarkah batu Bacan Asli dapat menggerakan touchscreen layar sentuh?

Pertama Kali Mengenal Batu Bacan

Saya ingat waktu pertama kali saya mengenal batu Bacan dari teman saya karena kebetulan saya bekerja di sebuah daerah di Halmahera, Maluku Utara. Teman saya ini menggunakan sebuah cincin berwarna hijau kristal. Ketka itu saya tanya batu apa itu bro? Dia jawab, batu Bacan Doko. Kemudian memberitahu saya bahwa batu Bacan ini adalah termasuk batu mulia. Selain Bacan Bacan Doko, kata dia ada jenis batu Bacan Palamea. Itulah pertama kali saya mengenal batu Bacan. Saat itu saya tidak percaya bahwa batu Bacan dapat berubah dari warna hitam menjadi kristal. Pada saat itu sama sekali tidak tertarik dengan yang namanya cincik akik karena identik dengan klenik atau dukun yang tentu saja bertentangan dengan syariat ajaran agama Islam.
Perbedaan Bacan Doko dan Bacan Palamea

Batu Bacan Terkenal di Seluruh Nusantara

Pada saat pulang ke Jawa, ternyata dimana-mana orang sudah mengenal batu Bacan. Padahal, saya sendiri yang sudah tinggal di Maluku Utara belum teralu tertarik dan berminat dengan batu Bacan. Saat kembali ke Maluku Utara terbesit keinginan saya untuk membeli batu Bacan sebagai kenang-kenangan bahwa saya pernah tingga di Maluku Utara. Keinginan membeli batu Bacan akhirnya terwujud ketika sedang dinas luar di kota Ternate. Waktu itu tepat hari Jum’at seusai sholat Jumat, di halaman Masjid Raya Ternate ada bapak-bapak tua yang menjual batu Bacan harga murah hanya Rp 50.000,-. Saya pun membeli 3 bongkahan batu Bacan dengan harga Rp 150.000,-. Ternyata saat saya akan menggosok bongkahan batu Bacan tersebut si tukang gosok bilang batunya kurang bagus. Dia memberi tahu bahwa batu bacan yang bagus adalah batu Bacan Doko. Saat itulah, saya pertama kali membeli batu Bacan Doko seharga Rp 300.000,- dengan ukuran sebesar jempol.

Semua artikel terkait batu akik:

Subscribe to receive free email updates: